Ansbol* #2: Dominasi Real Madrid di semifinal Supercopa de España
Super Cup Spanyol dengan segala pencarian pasar dan komersialisasi nya mempertemukan Valencia dengan Real Madrid di laga berakhir semifinal yang awalnya menjanjikan pertarungan yang sengit namun tidak samasekali.
Secara line up RM turun dengan sedikit modifasi ditengah dan depan dengan formasi 4-3-2-1. kita melihat ada 5 midfielder di lapangan tengah, dan seorang jovic yg jarang mendapatkan menit di laga domestik dan bukan Benzema. Dibelakang mereka tampil full team tanpa Marcelo yg akan turun di babak kedua.
Kelima Midfielder di RM diturunkan Zidane utk membuat midfield overload, jelas ini dilakukan agar Valencia yg juga menurunkan 5 pemain tengah. Terbukti taktik yg jitu mengingat kebanyakan team Spanyol memiliki teknik dan skill luar biasa dilapangan tengah.
Adapun Valencia dengan Kondogbia sebagai pivot di tengah, Parejo di belakang striker dan Gamairo di ujung tombak, dengan formasi 4-1-4-1 tidak banyak memberikan perlawanan dilini tengah, penguasaan bola hanya 30% taktik Celades sebagai pelatih diawal pertandingan tidak efektif. Hal ini dikarenakan Midfield overload dr RM dan perbedaan kualitas pemain yg cukup jauh.
RM mencoba mendominasi pertandingan dengan possesion serta counter press saat mereka kehilangan bola. Agak kesulitan diawal karena kekompakan Valencia di belakang membuat low block menyulitkan membuka pertahanan, bahkan gol pertama pun didapat bukan dari open play. Btw, what a corner!
RM baru mendapat kesempatan dr open play saat Carvajal memberi terobosan dan Valverde membuka ruang ke posisi cutback di menit ke 38, sebuah titik tolak dan baru setelah itu celah tersebut dieksploitasi oleh RM. Sebuah setplay yang mirip dengan apa yg diperagakan Pep di Man City.
Valencia tidak mendapat kesempatan menyerang bahkan baru menit ke 14 mereka berhasil melakukan break ke paruh lapangan RM meski tetap kandas dan tetap kandas hingga Celades mengubah taktik di menit ke 55.
Kedisiplinan lini belakang madrid, termasuk Courtois yg berperan sebagai sweeper, serta kerjakeras dan kerjacerdas lini tengah dipadu dengan gap kualitas diantara kedua team membuat paruh pertama pertandingan tidak ada serangan berarti dr Valencia.
Perubahan Taktikal dr Celades
Mengetahui ketidak cakapan pemain tengah nya bertarung dilini tengah sebagaimana yg diperagakan di match melawan team lain, Celades mengubah taktik di menit ke 58 dengan mengganti Kondogbia dengan Maxi Gomez pemain depan dengan postur yg lebih tinggi, namun sepertinya perubahan taktik tidak dipahami seutuhnya oleh peara pemainnya sehingga mereka masih bermain ditengah dan tidak lebih direct dr sebelumnya.
Plan B yg ditawarkan Celades merupakan jalan keluar atas perbedaan gap kualitas dilapangan tengah, seharusnya para pemain Valencia bermain lebih direct dengan melewati lini tengah lebih sering dan mencari second ball di tengah setelah bola panjang, terbukti pinalti yg dudapat diakhir pertandingan adalah buah dr bola panjang set piece.
Dominasi RM diatas Valencia adalah simbol dr dominasi 3 team terbaik di Spanyol melangkahi sisa team lain di La Liga, bahkan di Super Cup ini terjadi perbedaan mencolok antara penonton yg diperbolehkan datang ke stadion diantara RM dan team lainnya. Tinggal apakah Valencia, Sevilla dan beberapa team lain akan tetap berjuang terseok-seok mengahadapi 3 raksasa yang bukan hanya dilapangan tapi juga perkasa diluar lapangan dengan otoritas nya.
*Ansbol: Analisis Bola
IG: labib_elmuna
![]() |
| not mine. |
Kelima Midfielder di RM diturunkan Zidane utk membuat midfield overload, jelas ini dilakukan agar Valencia yg juga menurunkan 5 pemain tengah. Terbukti taktik yg jitu mengingat kebanyakan team Spanyol memiliki teknik dan skill luar biasa dilapangan tengah.
Adapun Valencia dengan Kondogbia sebagai pivot di tengah, Parejo di belakang striker dan Gamairo di ujung tombak, dengan formasi 4-1-4-1 tidak banyak memberikan perlawanan dilini tengah, penguasaan bola hanya 30% taktik Celades sebagai pelatih diawal pertandingan tidak efektif. Hal ini dikarenakan Midfield overload dr RM dan perbedaan kualitas pemain yg cukup jauh.
RM mencoba mendominasi pertandingan dengan possesion serta counter press saat mereka kehilangan bola. Agak kesulitan diawal karena kekompakan Valencia di belakang membuat low block menyulitkan membuka pertahanan, bahkan gol pertama pun didapat bukan dari open play. Btw, what a corner!
RM baru mendapat kesempatan dr open play saat Carvajal memberi terobosan dan Valverde membuka ruang ke posisi cutback di menit ke 38, sebuah titik tolak dan baru setelah itu celah tersebut dieksploitasi oleh RM. Sebuah setplay yang mirip dengan apa yg diperagakan Pep di Man City.
Valencia tidak mendapat kesempatan menyerang bahkan baru menit ke 14 mereka berhasil melakukan break ke paruh lapangan RM meski tetap kandas dan tetap kandas hingga Celades mengubah taktik di menit ke 55.
Kedisiplinan lini belakang madrid, termasuk Courtois yg berperan sebagai sweeper, serta kerjakeras dan kerjacerdas lini tengah dipadu dengan gap kualitas diantara kedua team membuat paruh pertama pertandingan tidak ada serangan berarti dr Valencia.
Perubahan Taktikal dr Celades
Mengetahui ketidak cakapan pemain tengah nya bertarung dilini tengah sebagaimana yg diperagakan di match melawan team lain, Celades mengubah taktik di menit ke 58 dengan mengganti Kondogbia dengan Maxi Gomez pemain depan dengan postur yg lebih tinggi, namun sepertinya perubahan taktik tidak dipahami seutuhnya oleh peara pemainnya sehingga mereka masih bermain ditengah dan tidak lebih direct dr sebelumnya.
Plan B yg ditawarkan Celades merupakan jalan keluar atas perbedaan gap kualitas dilapangan tengah, seharusnya para pemain Valencia bermain lebih direct dengan melewati lini tengah lebih sering dan mencari second ball di tengah setelah bola panjang, terbukti pinalti yg dudapat diakhir pertandingan adalah buah dr bola panjang set piece.
Dominasi RM diatas Valencia adalah simbol dr dominasi 3 team terbaik di Spanyol melangkahi sisa team lain di La Liga, bahkan di Super Cup ini terjadi perbedaan mencolok antara penonton yg diperbolehkan datang ke stadion diantara RM dan team lainnya. Tinggal apakah Valencia, Sevilla dan beberapa team lain akan tetap berjuang terseok-seok mengahadapi 3 raksasa yang bukan hanya dilapangan tapi juga perkasa diluar lapangan dengan otoritas nya.
*Ansbol: Analisis Bola
IG: labib_elmuna

Comments
Post a Comment