Catatan 34; "Tuwansah dan Argumen-nya"
Pagi ini, mata kuliah Sosiologi agama, Sesaat setelah duduk di ruang belajar aku merasakan ketegangan. Tidak aneh, matkul ini berat, istilah-istilah yang tidak biasa didengar akan berterbangan disela-sela pemaparan, apalagi bagi kami pelajar asing yang dalam ber'arab' sehari-hari pun masih sangat belepotan.. Kami akhirnya memasang wajah selega mungkin, setelah Professor Samiah datang dengan senyuman khas nya diiringi salam yang juga lugas, tak ingin kami buat dia kecewa dengan ketegangan kami.. Kami pun memulai belajar. Ilustrasi Keributan Di tengah penjelasan seorang mahasisiwa berpostur tinggi bertanya, "Apa perbedaan Naturalisme dan Animisme?" aku 'mbatin' ngga merhatiin ya, khouyya? sambil melihat teman yang begitu serius itu. Profesor hanya tersenyum, lalu melemparkan pertanyaan tadi ke mahasisiwa. Tak butuh waktu lama, seketika belasan Mahasiswa dalam beragam bentuk mengangkat tangan. Dari yang berjaket kulit sampai yang ...