Catatan FAQ tentang Tunisia (dan Foto-foto Langitnya yang Biru, BTW)
"Yang istimewa itu langitnya bang.. biru banget"
Ucapnya lirih back to several years ago from now.
Ucapnya lirih back to several years ago from now.
Saat datang pertama mendengar kata Tunisia, orang hanya akan mengernyitkan dahi, sambil berseloroh "di mana tuh?", kemudian kita elaborasi dengan mengeja dengan benar nama berlian biru itu, T, U, N, I, S, I, A , orang lalu membayangkan beragam hal miris di tentang tempat ini..
"Tunis? Dimana sih itu, kang?" Hufft.. oke, Tunisia itu terletak di benua Afrika! Tepatnya di Afrika Utara. Berbatasan langsung dengan Libya di Timur, Algeria di Barat dan Selatan. Emang terhitung negara kecil siih.. luasnya 160an Km², sebelas dua belas lah ama pulau jawa. 'emang indo berapa sih?' nah kalau ditanya gitu sama orang luar, bule atau orang mana gitu, dan kelian sobat-sobat yang satu frekuensi malesnya kaya ane buat untuk sekedar gugel jadi ga tau jawab pastinya, wkwkwk, bilang aja pulau kita ada 17 ribuan, dan mereka bakal terkagum-kagum bin takjub. Wkwkwkw (Btw luas daratan kita 1.922.579 Km², lautannya 3.257.483 Km², biar blog ini ga dibilang unfaedah dan pelit informasi)
"Et daah! Jaoh amat bang!" Udah biasa aku belajar ditempat jauh. Lagian ini kesempatan kita utk mencari sebanyak-banyaknya pengalaman. Mumpung masih muda, banyak -banyakin deh kita nyoba hal baru! Paling yang susah kalau berhubungan dengan jarak jauh, alias LDR.. wkwkw
"Bukannya di sana panas ya??" Ya jika musim panas jawabku dalam hati.. jika dingin dibeberapa area malahan turun salju loh. Ada satu video di YouTube yang bilang kalau Tunisia itu colorful.. coba deh kalian lurusin pake penggaris, itu Tunis sejajar banget ama yang namanya Itali, apa ngga Eropa tuh iklimnya! Lagian ya, jarak Tunisia ama daratan Eropa cuma 3 cm...... kalau di peta #eaaa garing.
Suasana jejalanan dan bebangunan Tunisia, Bab El Jazira
"Hati-hati Ebola mas..AIDS juga.." Virus emang serem, tapi ngga disemua negara bisa mudah masuk epidemi tuh, gumamku dibawah nafas. Yang rame akhir-akhir ini disini malah kita orang-orang Asia yang kadang oleh orang tunis awam yang iseng di sebut 'Corona', hadeuh... Kita kan pas Outbreak ada di Tunis, gimana bisa terpapar? Apa lagi nular dan menularkan..
"Orangnya pada kelaparan yaa??" Itu Etophia pas Famine, bro. Taon 80an. Walaupun memang makanan masih jadi fokus utama di beberapa negara disana.. Tenang 'Mie instan' kita udah rame di Afrika, wkwkw. Bisa membantu mengobati kelaparan mereka kook.. Indomie For The Win!!
"Kok mau? Temen-temen nya kan beda banget kulitnya?" Ngga semua nya seperti itu kang.. Di Afrika Utara orangnya physicaly Arab-Eropa gitu. Meskipun memang jika melihat dari keseluruhan benua dan bukan hanya Afrika utara ya kebanyakan mereka berkulit gelap. And that's even not a pinch of problem gaes! Orang-orang ini sangat lembut hatinya, eciee... Ngga, ini serius kok tak jarang yang perangai nya lebih cerah tapi sikapnya bak rubah, ular, kalajengking atau bahkan lintah. #curcol niih.. 😅
Itu deh kira-kira respon yang diberikan orang-orang ketika tahu tentang studi ku di Tunisia... Yang pasti kalimat yang pertama, tentang langit birunya itu- tak akan terlupakan. Birunya, bersih udaranya, kolosal bentuk awan gemawannya, purnama indahnya, cekas halus kentara gemintangnya...
Kalau kamu mau bilang apa saat ngedenger nama Tunis?? Atau punya cerita seru apa pas ngobrol tentang tempat tujuan masa depan kelian? Jawab di kolom komens gaeyss!!
NB: Semua photo milik pribadi ya temans! that's mean, 'These Pictures are mine'..😋
Comments
Post a Comment