Catatan Diri
Labib el Muna, itulah nama ku semenjak aku maujud di dunia. Pasti karena sudah di taqdirkan seperti ini oleh
Yang Maha Cerdas, aku bisa mengalami hidup penuh warna seperti ini. Setiap hidup memeng punya cerita tersendiri, Maha Suci Allah yang menciptakan manusia dengan jalan kehidupannya masing-masing, dengan skenario yang berbeda-beda pula.
![]() |
| Pesantren |
Bumi memang bulat, itulah sebabnya mengapa terjadi malam dan siang, pagi dan sore, musim-musim yang berbeda-beda dengan nuansa yang tak seperti yang lain ter jadi didalamnya. Dan saat akhir Desember-Hati ketiga puluh tepatnya-, saat tanah di barat membeku, udara di timur tengah berubah dingin, dan tanah nusantara tetap subur, aku lahir di dunia ini di sebuah puskesmas di pinggir jalan Pagarsih di Bandung.
Pesantren
Sejak kecil aku suka membaca, walaupun dulu aku hanya membaca gambar. Hmm... kau pikir itu bukan membaca? Menurutku itu membaca, membaca apa yang dimaksud dalam gambar, apa yang ingin disampaikan orang yang membuat gambar. Tentu saja bukan dalam aksara.
Sekolah pertamaku adalah SDN Bandung Kulon 4. Kedua orang tua
![]() |
| Scratch! :D |
ku tak memasukkan aku ke Taman Kanak Kanak, karena sebelum masuk pada pendidikanpun aku sudah mampu membaca, menghitung dan segala keterampilan yang diajarkan di TK. Jadi buat apa membuang waktu dan tenaga?
![]() |
| Salah Satu event Musabaqoh Di pesantren |
Setelah lulus dari sekolah dasar itu, tak seperti teman-teman ku yang memilih Sekolah Menengah yang terkenal di Bandung, dengan sedikit berat hati dan segala kepatuhan kepada orang tua, aku pergi ke pinggiran kota Cirebon menanggalkan segala kecukupan menuju rumah guru ayah dan ibuku di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Assalafie tepatnya
![]() |
| kawan smp :3 |
. Dan pilihan itu tak akan pernah kusesali untuk selama-lamanya, bahkan hingga aku mati, pilihan itu akan mnjadi primadona diantara pilihan-pilihan yang lain. Kau tahu kenapa? Karena disanalah di Assalafie aku melihat dunia –bahkan akhirat-. Disamping itu aku juga bergabung dalam UPTD SMPN 1 Ciwaringin dengan teman-teman ku yang liar tapi tetap dalam kontrol.
Selulus SMP itu -lagi-lagi- dengan segala kepatuhan, aku tak mengambil tawaran SMA lain dan mengambil MAN Model sebagai pendidikan Formal ke-3 ku. Hmm.. dimulai dari sinilah segala hal berubah, mungkin suatu saat aku harus membukukan pengalaman ku beserta mimpi-mimpiku bersama Cuplizeur'5 yang melegenda:))).
![]() |
| Bab Bhar, Tunis, Tunisia |
![]() |
| Cuplizeur'5 |
Setelah lulus dengan berdarah-darah, ku rendahkan volume mimpi-mipiku yang tinggi itu untuk sementara, dan dengan segala kesibukan di Pondok aku melanjutkan pendidikan diniyahku di MHS babakan Ciwaringin hingga lulus tingkat 'Aliyah, madrasah yang banyak memberi ilmu dibanding yang lain.
setelah lulus akhirnya tangga-tangga mimpi telah tersusun, aku menginjak di anak tangga pertama, University Ezzitouna Tunisia, dalam 3 tahun kedepan aku akan belajar di sana. doakan ya kawan...






Comments
Post a Comment